COVID-19: Sekitar 750 Orang di Timor-Leste Negatif

Koodinator Task Force untuk Mitigasi dan Pencegahan, dokter Sergio Lobo. Foto The Oe-Kusi Post/Marcelino Bata.

Oekusipost.com Dili – Sudah hampir dua minggu kasus konfirmasi penyakit virus corona (Covid-19) di Timor-Leste masih tetap menjadi 24 kasus sementara hasil tes laboratorium hari ini telah menunjukkan 750 orang telah negatif.

Koodinator Task Force untuk Mitigasi dan Pencegahan, dokter Sergio Lobo menyatakan sekitar 854 orang telah menyikut tes laboratorium, dan diantaranya masih ada 80 orang yang masih menuggu hasil testnya dan 750 orang telah dinyatakan negatif atau bebas dari virus corona.

Lobo menjelaskan, kemarin ada 830 orang yang sudah ditest dan hari ini meningkat menjadi 854. Kasus konfirmasi tetap ada 24 orang dimana 21 orang sudah sembuh dan sudah tinggal di rumah mereka masing-masing, dan masih ada 7 orang yang sedang berada di ruangan isolasi di Pusat Kesehatan Vera Cruz untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang lebih intensif.

“Total hasil tes negatif hari ini ada 750 orang, kemarin ada 692,” dokter Lobo menyampaikan hal ini melalui jumpah pers di Media Centre Covid-19 di Dili Convention Centre, Sabtu 9 Mei 2020.

Mantan Menteri Kesehatan ini menambahkan, kemarin ada 114 orang yang menunggu hasil tes dan hari ini turun ke 80 orang. Sekitar 173 orang masih masih masuk karantina di Timor-Leste. Angka ini termasuk juga 45 orang tenaga medis.

Dengan data ini sejak bulan Maret sampai sekarang sekitar ada 2083 orang yang sudah kembali ke rumah mereka masing-masing yang terdiri dari Dili ada 1645, dan dari municipal (kabupaten) ada 438.

Walapun ada perubahan yang signifikan, tetapi dokter Lobo tetap meminta kepada seluruh masyarakat Timor-Leste untuk tetap mematuhi aturan darurat nasional tentang menjaga jarak fisik, jarak sosial, jangan berkumpul lebih dari lima orang, harus pakai masker ketika keluar ke tempat-tempat public, tangan jangan menyentuh matan, mulut dan hidung sebelum mencuci tangan dengan sabun, dan masyarakat harus tetap di rumah saja untuk mencegah penularan virus corona.

Marcelino Bata
Author: Marcelino BataEmail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

PUBLISIDADE